Selebgram Herlin Kenza diperiksa terkait kerumunan. (Foto: Akun Instagram @herlinkenza)
Selebgram Herlin Kenza diperiksa terkait kerumunan. (Foto: Akun Instagram @herlinkenza)

Selebgram Herlin Kenza (HK) diperiksa hari ini, Kamis (22/7), terkait kerumunan di toko grosir di wilayah Lhokseumawe, Aceh.

"Hari ini, selebgram HK diperiksa di Polres Lhokseumawe," kata Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Winardy saat dikonfirmasi.

Dia mengatakan Herlin akan diperiksa dengan status sebagai saksi dalam perkara tersebut. Sejauh ini, kata Winardy, belum ada tersangka dalam kasus ini.

"Kami masih mengumpulkan alat bukti dulu begitu konstruksi hukum nya kuat baru akan gelar perkara penetapan tersangka," ucapnya.

Selain keterangan Herlin, Winardy mengungkapkan bahwa penyidik masih memerlukan keterangan dari saksi ahli yang dapat menjelaskan situasi pandemi Covid-19 saat ini.

Keterangan itu, kata dia, penting untuk didapat penyidik mengingat pasal yang akan dikenakan dalam peristiwa tersebut berkaitan dengan Undang-undang Kekarantinaan Kesehatan.

"Kami butuh ahli yang dapat menjelaskan situasi pandemi ini dan korelasi dengan kerumunan dapat menyebabkan penyebaran covid," tandas dia.

Sebelumnya, Winardy menjelaskan bahwa pemilik toko Wulan Kokula tersebut berpeluang dikenakan Pasal 93 undang-undang Republik Indonesia Nomor 6 tahun 2018 Jo pasal 55 KUHP tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Winardy mengatakan, jerat hukum itu sudah pernah diberikan kepada pemilik Cafe Soho, Banda Aceh beberapa waktu lalu. Dimana, penyidikan terus berjalan dan sudah dilimpahkan ke Kejaksaan tahap I.

Kerumunan itu diduga dipicu oleh kegiatan giveaway yang diselenggarakan oleh pemilik toko pada Jumat (16/7). Dimana, salah satu syaratnya ialah hadir di lokasi sekitar jam 2 siang.

Dalam poster kegiatan, disebutkan bahwa Selebgram Herlin Kenza akan turut hadir untuk memeriahkan acara.