Setelah bertahun-tahun dikritik oleh aktivis hak-hak binatang, Hermès mulai bekerja dengan kulit vegan untuk tasnya. Hasilnya, beberapa merek tas termahal di dunia yang terbuat asli dari tumbuh-tumbuhan.

Tas Birkin ini dibuat menggunakan sayuran asli oleh desainer Ben Denzer sebagai bagian dari proyek media sosial dengan label mewah Prancis tersebut. Di sini, tas tangan Hermes mendapatkan reimaginasi yang menyegarkan—baik secara harfiah maupun kiasan—menggunakan asparagus, kubis, dan mentimun.

Banyak yang menganggap ini hanya sekadar branding dari Hermes, tapi ada juga yang menganggap jika ini adalah bocoran koleksi baru Hermes yang menggunakan material kulit buatan.

Beberapa warganet mengungkapkan keterkejutan mereka dan menulis, “Bahkan diberikan secara gratis, saya tidak mau memakainya.” Meski begitu, ada juga yang menulis, “Ini adalah jenis salad yang paling saya sukai,” serta “Cocok untuk pencinta vegan.”

Yang pasti, Denzer tidak meninggalkan bagian dari sayuran yang terbuang. Tangkai tumbuhan ditekuk dan diikat menjadi satu untuk membuat pegangan, sementara daging tumbuhan dipotong menjadi gembok dan jembatan.

Dikutip dari Design Taxi, perancang tersebut menemukan bahwa bahan tertentu—yaitu buah-buahan—lebih sulit untuk dikerjakan. Ternyata apel dan pisang jauh lebih baik untuk dimakan, karena tidak memberikan integritas struktural yang cukup.

Bagaimana menurut Anda penampilan dari tas Hermes ini?

Foto: Instagram/hermes