Tim AS tertekan pada setiap laga Olimpiade Tokyo
Forward Brooklyn Nets Kevin Durant (7) menggiring bola di depan guard Boston Celtics Payton Pritchard (11) pada paruh kedua gim keempat di putaran pertama Playoff NBA 2021 di TD Garden, Boston, 30 Mei 2021. Reuters/Brian Fluharty-USA TODAY Sports

Tim Amerika Serikat akan selalu menghadapi tekanan dalam setiap pertandingan Olimpiade Tokyo, kata salah satu bintang mereka, Kevin Durant.
Menurut forward Brooklyn Nets itu Tim AS seolah menjadi musuh bersama yang harus disingkirkan oleh tim-tim lain.
"Setiap tim ingin mengalahkan kami. Semua orang ingin melihat kami kalah sehingga setiap pertandingan menghadirkan sedikit lebih banyak tekanan untuk itu," kata Durant dalam laman Olimpiade Tokyo, Kamis.
Sejak Olimpiade 1992 di mana tim AS selalu diperkuat deretan bintang NBA, Tim AS selalu diperhitungkan. Sejak itu, Negeri Paman Sam telah mengantongi enam medali emas.
Dengan kata lain, AS bukan hanya tim yang harus dikalahkan dalam Olimpiade Tokyo, tetapi juga tim yang harus diakhiri dominasinya untuk mengubah tatanan bola basket dunia.

The ???????? #USABMNT takes the practice court in Tokyo! pic.twitter.com/wbELbLutm0

— USA Basketball (@usabasketball) July 21, 2021

Durant tahu timnya mesti tampil sebaik mungkin sejak menit pertama pertandingan pembuka melawan Prancis, Minggu (25/7).
Terlebih pada dua laga eksibisi menjelang Olimpiade Tokyo, Durant dan kawan-kawan kalah melawan Australia dan Nigeria, sebelum bangkit untuk menang atas Argentina dan Spanyol.
Banyak yang berspekulasi bahwa kekuatan Tim AS memudar setelah dua kekalahan pada laga eksibisi tersebut. Namun, Durant menegaskan itu bukan masalah.
“Saya yakin tim lain melihat kami kalah dan merasa percaya diri datang ke turnamen, tetapi kami memahami apa yang kami hadapi dan kami menantikan tantangan itu," kata Durant. "Semoga itu adalah kekalahan terakhir."