Photo by Christopher Campbell on Unsplash
Photo by Christopher Campbell on Unsplash

Artikel ini merupakan kerja sama LINE TODAY dan Quora untuk memberikan ruang diskusi yang bermanfaat. Kami juga mengajak pembaca untuk memberikan pendapat di kolom komentar.

---

Mengapa seseorang bisa terlihat sehat meskipun sedang sakit?

Dijawab di Quora Indonesia oleh Renny Puspita:

Karena orang tersebut memiliki penyakit yang tidak terlihat (invisible illness).

Video The Mighty[1]
Video The Mighty[1]

Invisible illness merupakan istilah umum yang digunakan untuk menyebut kondisi medis yang sulit dilihat wujud atau gejalanya dari luar. Banyak sekali penyakit kronis yang jatuh dalam kategori ini. Beberapa di antaranya adalah gangguan kejiwaan seperti depresi dan bipolar, penyakit autoimun, jantung, fibromyalgia, migraine, kelelahan kronik, dan bahkan kanker!

Seorang penyandang invisible illness bisa merasakan kondisi yang sangat tidak nyaman, namun secara fisik tidak tampak kelainan apapun juga. Akibatnya ia sering dituduh berpura-pura sakit atau berbohong. Salah satu contohnya adalah penyakit autoimun. Sebagian besar penyandang autoimun memiliki gejala yang tidak dapat diamati secara langsung seperti kelelahan kronik, nyeri sendi dan otot, insomnia, brain fog, mood swing, dan lain sebagainya.

Meskipun tidak terlihat “cacatnya”, banyak kondisi invisible illness yang juga membatasi aktivitas fisik maupun sosial penderitanya dan terkadang memerlukan perlakuan/akomodasi khusus baik di lingkungan sekolah, kerja, atau tempat umum. Kondisi inilah yang harus dipahami benar oleh teman dan keluarga penyandang invisible illness. Dukungan dari teman dan keluarga sangat penting agar penyandang invisible illness mampu melewati masa sulit dan berdamai dengan kondisinya.

Inilah alasan utama yang mendorong saya menjadi invisible illness advocate. Saya percaya dengan berbagi pengalaman, pengetahuan, dan mengizinkan orang lain melihat wujud nyata invisible illness, maka lambat laun mereka akan mampu memahami bagaimana kondisi ini mempengaruhi seseorang, sehingga akhirnya dapat mematahkan stigma dan kesalahpahaman yang ada (baca juga : Jawaban Renny Puspita untuk Seperti apa pengalamanmu hidup dengan penyakit yang tak terlihat?).

Sekarang, coba deh perhatikan foto ini. Apakah saya nampak sakit?

Diagnosis penyakit yang saya miliki:Antiphospholipid Syndrome (APS), Sjogren's Syndrome, Cerebral Vasculitis, Diemyelination Cerebral Disease, Raynaud's Syndrome, Fibromyalgia. Sticky Platelet Syndrome, Cerebral Venous Thrombosis (CVT), Chronic Thromboembolic Pulmonary Hypertension (CTEPH), Mitral Valve Prolapse (MVP), Pulmonary Emboli (berulang), Deep Vein Thrombosis (berulang), Abnormal Uterine Bleeding (AUB), Blok jantung total (dengan pacemaker), dan Depresi.

Berikut beberapa bahan bacaan menarik mengenai invisible illness:

  • What is Invisible Illness? (+ How to Explain it to Others) | Talkspace (https://www.talkspace.com/blog/what-is-invisible-illness-how-to-explain-it-to-others/)

  • Invisible Illness: But You Look So Good - Molly's Fund (https://kaleidoscopefightinglupus.org/invisible-illness-but-you-look-so-good/)

  • How do you define invisible disability? | invisible disability definition (https://invisibledisabilities.org/what-is-an-invisible-disability/)

  • Millions of Women are Living With "Invisible Illnesses": Here's What That Means (https://www.health.com/condition/autoimmune-disease/invisible-illness)

  • What You Can’t See Does Hurt Her (https://www.socialworktoday.com/archive/novdec2007p18.shtml)

Catatan Kaki

[1] https://youtu.be/dtHeKxdrvw4