Sebaran Guru di Sukoharjo Belum Merata, Tak Akan Ada Rotasi
SUKOHARJO – Dunia pendidikan Kota Makmur menemui tantangan lantaran belum meratanya sebaran guru di setiap kecamatan. Selama 2016-2020, ketersediaan

SUKOHARJO – Dunia pendidikan Kota Makmur menemui tantangan lantaran belum meratanya sebaran guru di setiap kecamatan. Selama 2016-2020, ketersediaan jumlah guru dibanding siswa cenderung tetap. Namun, jumlah guru pada pelayanan pendidikan dasar skala kabupaten diklaim sudah baik.

Sekadar informasi, rasio guru terhadap siswa adalah perbandingan jumlah guru terhadap jumlah siswa berdasarkan jenjang pendidikan tertentu. Rasio ini mengindentifikasikan ketersediaan antara jumlah pendidik dan jumlah ideal siswa untuk satu guru agar tercapai proses pembelajaran berkualitas.

“Melihat data rasio guru terhadap siswa di Sukoharjo selama 2016-2020, dapat digambarkan bahwa kondisi ketersediaan jumlah guru dan siswa cenderung tetap. Kondisi saat ini, satu guru melayani 15 murid,” terang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo Darno. 

Rasio tersebut menunjukkan ketersediaan guru pada pelayanan pendidikan dasar skala kabupaten sudah baik. Tetapi sesuai data per kecamatan menunjukkan penyebaran guru kurang merata.

Apakah akan dilakukan rotasi besar-besaran untuk meratakan penyebaran guru? Darno menuturkan, tidak ada rotasi besar-besaran. Pergeseran disesuaikan pergerakan pensiun guru.

“Rasio guru ternyata secara riil tidak menggambarkan ketercukupan guru. Banyak sekolah dengan jumlah siswa relatif sedikit membutuhkan jumlah guru yang sama dengan kelas jumlah murid lebih banyak,” terangnya.(kwl/wa/ria)