Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'travel'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forum

  • Welcome to nyentrik.com
    • Pengumuman
    • Kritik, Saran & Pertanyaan
    • Belajar Posting
  • Komunitas
    • The Lounge
    • Ruang Kesehatan
    • Buying and Selling board (Jual Beli)
    • Lowongan Kerja (Job Posting / Request)
    • Nyentrik Regional
  • HIBURAN
    • Musik
    • Film / Movies
    • Olahraga
    • Masak Memasak
    • Humor
    • Anime, Manga, Otaku
    • Disturbing Picture
    • Supranatural
  • HOBI
    • Fotografi
    • Online / Offline Games
    • Drone, Model Kit & R/C
    • Outdoor Adventure & Nature Clubs
    • Komputer dan Internet
    • Gadget
    • Otomotif
    • Desain Grafis
    • My Pets
    • Can you solve this game ?
  • DA CAFÉ
    • Lifestlye
    • Heart to heart
    • Berita & Politik
    • Edukasi

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Found 1 result

  1. Seiring dengan semakin masalnya budaya jalan-jalan dikalangan anak muda. Dimana aktivitas wisata dan jalan-jalan kini menjelma menjadi suatu gaya hidup. Bukan lagi suatu kebutuhan tersier seperti yang kita kenal beberapa tahun yang lalu, liburan kini seakan menjadi kebutuhan pokok. Sama pentingnya dengan makan, pakaian, dan tempat tinggal. Diantara hiruk pikuk, dan kesibukan rutinitas yang amat padat. Jalan-jalan selalu dapat mereset kembali pikiran kita. Sehingga kembali semangat melalui hari. Bahkan banyak sekali orang-orang yang menjadikan kegiatan jalan-jalan ini sebagai mata pencaharian. Ya, dengan melakukan perjalanan kemudian menuangkan pengalamannya pada buku, blog, atau artikel terbukti tetap dapat membuat asap dapurnya mengepul. Membaca tulisannya, dan melihat hasil jepretannya di salah satu tempat indah di luar negeri sana saja tak hayal mampu membuat kita kepincut, dan ingin sekali ke tempat itu. Bersama dengan semakin hype budaya jalan-jalan. Untuk melakukan perjalanan tidak hanya di dalam negeri, tetapi ke luar negeri pun kini semakin mudah saja. Tidak perlu harus menjadi pejalan yang handal untuk melakukan perjalanan ke luar negeri. Amatiran yang baru pertama kali ingin melakukannya pun juga bisa. Selama mempersiapkannya dengan matang, kamu yang hendak bervakansi ke luar negeri juga bisa melakukannya. Lalu, bagi kamu yang hendak bervakansi ke luar negeri, apa saja persiapan yang wajib kamu lakukan? Berikut kami sajikan ulasannya. 1. Sudahkah Kamu Memiliki Passport? Pertanyaan paling dasar bagi semua orang yang hendak pergi ke luar negeri. Termasuk kamu yang hendak melakukan perjalanan ini. Sudahkah kamu memiliki passport? Buku kecil bergambar garuda disampulnya ini menjadi penting karena ini adalah kartu pengenalmu selama berada di luar negeri. Tanpa passport kamu dianggap tidak memiliki identitas yang jelas. Jadi sebelum melakukan perjalanan ke luar negeri pastikan kamu telah mengantongi passport ya. Tidak perlu bingung, seiring dengan teknologi yang semakin canggih. Kini kamu bisa mengurus pembuatan passport secara online. Tinggal mengisi formulir pendaftaran, dan mengunggah berkas pengajuan passport ke laman Ditjen Imigrasi RI. Berkas-berkas yang dibutuhkan diantaranya adalah scan KTP, scan KK, scan akta kelahiran. Setelah mengajukan permohonan kamu akan memperoleh tanda terima pra permohonan. Dengan tanda terima inilah kamu dapat pergi ke kantor migrasi terdekat di kotamu untuk melakukan verifikasi, foto, wawancara, dan pembayaran administrasi. Beres deh! 2. Periksa Apakah Negara Destinasimu Membutuhkan Visa Pasport sudah dikantong, selanjutnya kamu perlu memastikan apakah destinasi tujuanmu itu membutuhkan visa untuk mengunjunginya atau tidak. Visa adalah sebuah dokumen izin resmi untuk masuk ke negara tujuan dalam waktu tertentu. Jika ternyata perlu visa, kamu harus mempersiapkan persyaratan pemohon visa. Untuk kemudian mengurusnya di kedutaan besar negara tersebut. Untuk peraturan, dan ketentuannya tiap negara berbeda-beda. Kamu dapat langsung melihat ketentuan detail pengurusan visanya langsung di laman kedutaan besar masing-masing negara. Tetapi jika negara tujuanmu termasuk negara bebas visa untuk warga Indonesia. Seperti negara Kamboja, Hongkong, Maladewa, dan 26 negara lainnya. Maka kamu tidak perlu repot-repot mengurus visa, dan melewati tahap ini. 3. Pelajarilah Bahasa Negara yang Akan Kamu Kunjungi Sebelum berangkat hendaknya kamu harus mempelajari bahasa dari negara yang akan kamu tuju. Setidaknya kamu harus tahu kalimat-kalimat penting yang sekiranya akan kamu gunakan disana nanti. Terlebih jika negara tujuanmu mayoritas penduduknya menggunakan bahasanya sendiri, dan bukan bahasa Inggris. Kamu harus tahu dalam bahasa mereka bagaimana mengucapkan terimakasih, menanyakan arah, menyapa orang lain, menyatakan nominal, dan sebagainya. Dengan begitu selama disana setidaknya kamu akan selamat dan menikmati perjalananmu tanpa perlu khawatir terkandala bahasa. Jika tidak dihafalkan pun kamu masih bisa menyimpan materi tersebut dalam ponsel pintar, atau buku catatanmu yang dapat kamu gunakan sewaktu-waktu nanti. 4. Cek Nilai Tukar Rupiah Terhadap Mata Uang Negara Tersebut Ini juga tak kalah penting. Saat melakukan perjalanan kita harus benar-benar dapat mengatur keuangan kita. Untuk itu, penting untuk kamu mengetahui nilai tukar rupiah terhadap mata uang negara tujuanmu. Periksa juga harga untuk sekali makan di negara tersebut. Cara paling mudahnya adalah dengan melihat daftar harga makanan cepat saji di negara tersebut. Hal ini bertujuan agar kamu dapat mengira-ira budget yang kamu butuhkan sehingga dapat mengalokasikan dana yang tersedia sesuai dengan kebutuhanmu selama di negara tujuan perjalananmu itu. 5. Cari Tahu Standard Kelistrikan Negara Tersebut Karena tiap negara memiliki standard, dan aturannya masing-masing. Agar kamu tetap dapat memanfaatkan gadgetmu disana, maka kamu harus mengetahui standard kelistrikan di negara yang kamu tuju. Karena tentu saja jika colokan listrik yang tersedia disana berbeda dengan yang kamu miliki. Tentu kamu tidak dapat merecharge kembali gadget yang kamu bawa seperti kamera, ponsel, atau laptop. Jika kamu sudah mengetahui bahwa standard kelistrikan negara tersebut berbeda. Selanjutnya kamu harus mencari tahu dimana kamu bisa menemukan konverternya. Jika kamu bisa membelinya sebelum berangkat, maka itu lebih baik karena kamu tidak perlu repot-repot harus mencari. Tetapi, jika terpaksanya di sini tidak mendapatkannya, kamu harus sudah mengantongi informasi tempat yang dapat kamu tuju untuk memperolehnya. 6. Riset Budaya dan Kebiasaan Penduduk Lokalnya Ibarat pribahasa ada batang cendawan tumbuh yang berarti tiap-tiap tempat memiliki adatnya masing-masing. Hal ini yang perlu juga kamu sadari saat bertandang ke luar negeri untuk bervakansi. Sebelum memulai perjalanan, ada baiknya jika kamu memperlajari dulu budaya, dan kebiasaan penduduk lokal destinasi yang kamu tuju. Jika di Indonesia mengucapkan salam dengan berjabat tangan, di Pegunungan Tibet dengan menjulurkan lidah, di Hongi Selandia baru dengan menempelkan hidung, sedangkan di Maasai Afrika dengan meludah. Tiap tempat memiliki budayanya masing-masing. Kamu perlu memperlajarinya agar tidak terjadi miskomunikasi saat berada disana. Nggak lucu kan apabila kamu pergi ke Maasai sana, dan diludahi orang lokal lalu kamu marah-marah karena menganggap mereka tidak sopan. Karena sebenarnya itulah budaya mereka untuk mengucapkan salam. 7. Pelajari Pakaian yang Digunakan Penduduk Lokal Saat berada di negara orang ada baiknya kamu dapat membaur diantara para penduduk lokal. Untuk itu, kamu harus mempelajari pakaian yang bisa kamu kenakan. Jangan sampai salah paham, atau salah kostum. Nanti kamu dikira orang aneh di sana. Hal ini tentu dapat mengganggu vakansimu karena orang lokal yang menertawakan pakaianmu, atau tatapan mereka yang heran karena pakaianmu tidak sopan. Kemudian kamu bisa mempersiapkan pakaiannya juga kalau kamu mau. 8. Tentukan Cara Terbaik untuk Komunikasi dengan Keluarga Saat bervakansi ke luar negeri pasti operator selurer kita tidak dapat digunakan disana. Sekalipun dapat digunakan dengan paket roaming harganya akan sangat mahal sekali. Sering kali ponsel kita juga tidak dapat digunakan di negara-negara tertentu karena pengaturan, atau sistemnya berbeda. Padahal saat kamu bepergian keluargamu juga pasti ingin mendengar kabarmu di tanah seberang sana. Oleh karena itu, kamu harus mencari tahu cara terbaik, dan termurah untuk tetap dapat berkomunikasi dengan keluargamu saat kamu sudah berada di luar negeri. Misalnya kamu memanfaatkan sosial media, instant messenger, skype, atau cara lainnya. Pertimbangkan baik-baik ya. source via http://premiumtraveltips.com
×