Jump to content
advertisement_alt
Sign in to follow this  
matamatapolitik

Presiden Afghanistan Tawarkan Taliban Kantor Lokal, tapi Mereka Ingin di Qatar

Recommended Posts

Taliban menolak tawaran Presiden Afghanistan Ashraf Ghani untuk memiliki kantor resmi di negara itu. Juru bicara Taliban Sohail Shahin kemudian mengatakan kepada Reuters bahwa fokusnya adalah pengakuan internasional atas situs mereka yang ada di Doha, Qatar. Para perunding Taliban akan bertemu dengan utusan perdamaian Amerika Serikat Zalmay Khalilzad untuk perundingan lagi di Qatar pada 25 Februari.

Oleh: Abdul Qadir Sediqi (Reuters)

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani pada hari Minggu (10/2) menawarkan kemungkinan kepada Taliban untuk membuka kantor di Afghanistan tetapi tawaran itu langsung ditolak oleh kelompok itu, yang bertekad untuk menjaga pemerintahannya dari percepatan perundingan perdamaian.

Ghani telah menyatakan kekhawatirannya pada Taliban yang menghalangi pemerintahannya dari perundingan dengan Amerika Serikat serta perundingan Moskow baru-baru ini dengan para politisi oposisi Afghanistan. Ia mengulangi tawaran-tawaran sebelumnya untuk memberikan kelompok itu sebuah alamat resmi yang aman untuk membantu setiap diplomasi di masa depan antara kedua pihak.

“Jika Taliban menginginkan kantor, saya akan memberikannya kepada mereka di Kabul, Nangarhar, atau Kandahar besok,” kata Ghani ketika mengunjungi provinsi Nangarhar, sarang kekerasan militan di perbatasan dengan Pakistan.

“Kami akan membawa perdamaian abadi dan terhormat ke negara itu,” katanya.

Baca Artikel Selengkapnya di sini

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

×