Jump to content
advertisement_alt
Sign in to follow this  
matamatapolitik

Siapa yang Menanggung Perang Tarif Trump? China atau Konsumen AS?

Recommended Posts

Perang tarif yang digencarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bukanlah beban yang hanya ditanggung oleh China. Para importir sering membebankan biaya tarif kepada pelanggan―produsen dan konsumen di Amerika Serikat―dengan menaikkan harga mereka. Eksekutif bisnis dan ekonom AS mengatakan konsumen AS membayar sebagian besar perang tarif Trump.

Oleh: Reuters

Presiden AS Donald Trump mengatakan China yang menanggung tarif yang telah dikenakan pada ekspor China ke Amerika Serikat senilai $250 miliar.

Tapi itu bukan cara kerja tarif. Pemerintah dan perusahaan China di China tidak menanggung tarif AS secara langsung. Tarif adalah pajak impor dan dibayar oleh perusahaan terdaftar AS ke bea cukai AS ketika barang masuk ke Amerika Serikat.

Para importir sering membebankan biaya tarif kepada pelanggan―produsen dan konsumen di Amerika Serikat―dengan menaikkan harga mereka. Eksekutif bisnis dan ekonom AS mengatakan konsumen AS membayar sebagian besar tagihan tarif ini.

Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan bahwa kedua belah pihak menderita dengan tarif.

Tagihan tarif akan naik lebih tinggi jika Trump tidak dapat membuat kemajuan pada tuntutan AS untuk reformasi di China ketika ia bertemu dengan Presiden China Xi Jinping akhir bulan ini. Trump mengatakan dia akan mengenakan tarif pada barang yang diimpor dari China senilai $300 miliar yang belum dikenakan pajak impor.

Itu termasuk produk-produk mulai dari ponsel hingga dot bayi, dan berarti hampir semua impor dari China akan dikenakan pajak impor 25 persen.

PERUSAHAAN AS HADAPI NAIKNYA HARGA KONSUMEN
Semakin banyak perusahaan AS telah memperingatkan tentang dampak negatif dari perang tarif Trump pada konsumen Amerika.

Berbagai perusahaan minggu ini telah memberi tahu pejabat pemerintah pada sidang di Washington bahwa mereka memiliki beberapa alternatif selain China untuk memproduksi pakaian, elektronik, dan barang-barang konsumen lainnya. Mereka mengatakan alternatif akan lebih mahal, dan bahwa putaran tarif selanjutnya dapat menghapus keuntungan dan lapangan pekerjaan.

Baca Artikel Selengkapnya di sini

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

×