Jump to content
advertisement_alt
Sign in to follow this  
matamatapolitik

6 Fokus KTT G20 di Jepang, Semua yang Anda Perlu Tahu

Recommended Posts

Jepang telah menetapkan agenda ambisius untuk kepresidenan KTT G20, yang bergilir setiap tahun. Tema-tema utama termasuk menghilangkan hambatan struktural untuk pertumbuhan, mereformasi sistem perdagangan global, mengadaptasi ekonomi dunia dengan revolusi data, memerangi perubahan iklim dan polusi plastik, menyesuaikan kebijakan ketenagakerjaan untuk mencerminkan masyarakat yang menua, memberdayakan perempuan dalam angkatan kerja, memajukan pembangunan berkelanjutan dan mencapai cakupan kesehatan universal. Klub ekonomi besar ini telah berada di garis depan pemerintahan global sejak November 2008, ketika Presiden AS George W. Bush mengadakan komite keadaan darurat untuk membantu menyelamatkan dunia yang jatuh ke dalam jurang keuangan dan ekonomi.

Oleh: Stewart M. Patrick (World Politics Review)

Akhir pekan ini, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menyambut para pemimpin dunia ke Osaka untuk KTT G20. Klub ekonomi besar ini telah berada di garis depan pemerintahan global sejak November 2008, ketika Presiden AS George W. Bush mengadakan komite keadaan darurat untuk membantu menyelamatkan dunia yang jatuh ke dalam jurang keuangan dan ekonomi. Ambisi G20 sejak itu diperluas untuk mencakup berbagai isu global yang terus berkembang.

KTT G20 kali ini melanjutkan tren itu. Jepang telah menetapkan agenda ambisius untuk kepresidenan G20, yang bergilir setiap tahun. Tema-tema utama termasuk menghilangkan hambatan struktural untuk pertumbuhan, mereformasi sistem perdagangan global, mengadaptasi ekonomi dunia dengan revolusi data, memerangi perubahan iklim dan polusi plastik, menyesuaikan kebijakan ketenagakerjaan untuk mencerminkan masyarakat yang menua, memberdayakan perempuan dalam angkatan kerja, memajukan pembangunan berkelanjutan dan mencapai cakupan kesehatan universal.

Program yang luas ini mencerminkan sentralitas yang dirasakan G20 sebagai kelompok pengarah global, serta godaan terus-menerus dari negara tuan rumah untuk menambahkan inisiatif khusus pada prioritas G20 yang sudah ada sebelumnya.

Menurut pengalaman, tindakan nyata akan terjadi dalam pertemuan bilateral antara para pemimpin dunia dan diskusi dadakan tentang krisis global yang mendesak, alih-alih dalam sesi formal. Meski demikian, tema resmi KTT ini cukup menarik:

MENDUKUNG PERTUMBUHAN GLOBAL, PERDAGANGAN, DAN INVESTASI
Jepang berharap untuk fokus pada “ketidakseimbangan struktural” dalam ekonomi global, serta ancaman terhadap “sistem perdagangan multilateral berbasis aturan.” Namun, mereka malu-malu pada sifat dari masalah ini, dan bahkan lebih pada bagaimana masalah ini mungkin diselesaikan.

Dokumen pra-KTT tidak menyebutkan proteksionisme, unilateralisme, atau perang dagang dengan Presiden AS Donald Trump yang sedang berlangsung. Demikian pula, Jepang telah menyerukan untuk memperkuat “momentum” reformasi di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), tetapi tidak menjelaskan tentang bagaimana untuk mewujudkannya.

Baca Artikel Selengkapnya di sini

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

×