Jump to content
advertisement_alt
Sign in to follow this  
matamatapolitik

Apakah China Mulai Uji Rudal Balistik Anti-Kapal ke Laut China Selatan?

Recommended Posts

China telah melakukan uji coba rudal balistik anti-kapal di Laut China Selatan, menurut pernyataan dua pejabat Amerika Serikat. Uji coba ini akan menandai aktivitas pertama rudal balistik anti-kapal di Laut China Selatan. Semua rudal ini dirancang untuk road-mobile dan dapat dikerahkan ke pulau-pulau China di Kepulauan Paracel atau tujuh pulau buatannya di Kepulauan Spratly.

Oleh:  Ankit Panda (The Diplomat)

China telah melakukan beberapa uji coba rudal balistik anti-kapal di Laut China Selatan, dua pejabat Amerika Serikat (AS) mengatakan kepada NBC News, menurut sebuah laporan yang diterbitkan pada Senin (1/7). Uji coba ini akan menandai jenis baru aktivitas militer yang signifikan oleh militer China di perairan yang disengketakan tersebut.

Menurut laporan itu, China telah melakukan “serangkaian” uji coba semacam itu. Uji coba pertama terjadi selama akhir pekan dan jatuh ke perairan yang tidak ditentukan di Laut China Selatan, di mana otoritas pesisir China telah menyatakan zona eksklusif untuk latihan militer tembakan langsung selama beberapa hari terakhir.

“Periode uji coba akan tetap terbuka sampai 3 Juli, dan pejabat itu mengharapkan militer China untuk menguji coba lagi sebelum itu diakhiri,” kata laporan itu.

Hingga saat ini, para pejabat AS belum mempublikasikan penyebaran rudal balistik anti-kapal China—seperti DF-21D—ke Laut China Selatan. Semua rudal ini dirancang untuk road-mobile dan dapat dikerahkan ke pulau-pulau China di Kepulauan Paracel atau tujuh pulau buatannya di Kepulauan Spratly.

Amerika Serikat secara resmi mengakui mulai tahun lalu bahwa China telah mengerahkan rudal jelajah anti-kapal dan rudal darat ke udara ke pos-posnya di Spratly.

Tidak jelas apakah China mungkin telah meluncurkan rudal balistik anti-kapal DF-21D dari daratan China, yang dirancang untuk mendarat di zona eksklusif Laut China Selatan.

Otoritas China biasanya mengeluarkan Notifikasi untuk Penerbang (NOTAM) yang ekspansif untuk uji coba rudal balistik utama. Antara 30 Juni dan 1 Juli, NOTAM yang menunjukkan “daerah bahaya sementara” berada di antara Pulau Hainan China dan zona eksklusif maritim terpisah di Kepulauan Spratly.

Area NOTAM dan zona eksklusif maritim akan memungkinkan uji coba rudal balistik untuk dilakukan dari Hainan atau daratan China.

Baca Artikel Selengkapnya di sini

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

×