Jump to content
Sign in to follow this  
matamatapolitik

Pidato Aktivis Hong Kong di PBB, Minta China Dikeluarkan dari Dewan HAM

Recommended Posts

Pidato aktivis Hong Kong di PBB mengundang perhatian terhadap pengaruh Partai Komunis China di kota bekas koloni Inggris tersebut. Diundang oleh dua LSM untuk menghadap dewan HAM PBB, pidato dua menit Denise Ho dua kali diinterupsi oleh delegasi China. Aktivis yang juga penyanyi itu mengatakan, satu negara, dua sistem di Hong Kong “mendekati kematiannya” setelah “tahun-tahun yang dipenuhi oleh janji palsu” oleh China.

Oleh: Danny Mok (South China Morning Post)

Penyanyi pop Kanton dan aktivis pro-demokrasi Denise Ho Wan-sze, meminta Dewan HAM PBB untuk mengeluarkan China dari badan tersebut dan mengadakan sesi mendesak untuk melindungi warga Hong Kong, yang memicu dua interupsi oleh seorang delegasi dari Beijing ketika Ho memberikan pidato singkat pada Senin (8/7).

Ho—seorang peserta aktif dalam gerakan pro-demokrasi Hong Kong—diundang oleh LSM UN Watch dan Human Rights Foundation untuk berbicara pada pertemuan sesi ke-41 Dewan HAM PBB di Jenewa.

Dewan HAM PBB—yang berbasis di Swiss—adalah badan antar-pemerintah dalam sistem PBB yang terdiri dari 47 negara yang bertanggung jawab atas promosi dan perlindungan hak asasi manusia di seluruh dunia.

Ho mengatakan bahwa Deklarasi Wina menjamin demokrasi dan hak asasi manusia, tetapi mereka sedang diserang secara serius di Hong Kong, merujuk pada undang-undang ekstradisi pemerintah, yang akan memungkinkan pemindahan tersangka kriminal ke wilayah yurisdiksi di mana Hong Kong tidak memiliki perjanjian ekstradisi, termasuk daratan China.

Baca juga: Ribuan Orang di Hong Kong Berdemo Atas Penindasan China

Dua juta warga Hong Kong telah turun ke jalan dengan damai bulan lalu untuk menentang RUU yang sekarang ditangguhkan tersebut, yang akan menghapus perlindungan terhadap Hong Kong dari campur tangan pemerintah China, katanya.

Namun polisi juga menggunakan peluru karet dan gas air mata terhadap para pengunjuk rasa yang tidak bersenjata, tambahnya.

Baca Artikel Selengkapnya di sini

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  



×